Minggu, 23 Mei 2010

IKHLAS DALAM BERAMAL

Assalamualaikum. . . . . . .
Oke! Teman-teman kita akan membahas tentang keikhlasan dalam beramal karena ikhlas merupakan kunci sebenarnya dari beramal.
Dalam melakukan semua jenis Ibadah kita pasti melakukan niat atau berniat terlabih dahulu, tanpa niat yang ikhlas dari dalam hati tentu kita tidak akan melakukan sesuatu dengan baik, maka jika melakukan sesuatu lakukanlah dengan Hati yang lapang.
Sesungguhnya sah atau tidaknya Amal ditujukan pada Niatnya jika niat kita tidak baik atau tidak dengan ikhlas maka semuanya akan terhenti sesuai niatnya yang tidak ikhlas, tetapi jika kita Beramal dangan niat yang ikhlas dan hanya karena Allah semata maka Amalnya akan diterima oleh Allah S.W.T
Adapun ikhlas menurut sayyid Sabiq adalah :
“Menyengaja manusia dengan perkataanya, Amal dan jihadnya hanya karena Allah semata, dan karena mengharap keridloan-Nya. Bukan karena mengharap harta, sanjungan, pangkat, kemasyhuran”
Berikut Sabda Rasulullah tentang ikhlas :
- “Sesungguhnya Allah tidak akan melihat bentuk badan kita dan tidak pula melihat rupa-rupa kalian, akan tetapi melihat pada Hati kalian”.
- “Manusia itu pada akhirnya Binasa kecuali mereka yang Beriman. Mereka yang beriman seluruhnya akan Binasa kecuali yang Beramal. Dan mereka yang beramal akan Binasa kecuali yang IKHLAS”.

Dalam Keikhlasan kita jangan sampai tercampur dengan pamrih-pamrih lain , seperti ingin dipuji, ingin disanjung dan sebagainya, Hal-hal inilah yang membuat amal kita menjadi sia-sia tiada artinya karena itulah beramalah dengan Hati yang benar-benar ikhlas.
Berdasarkan golongannya Ikhlas dibagi menjadi 3 golongan yaitu :
- Keikhlasan Golongan Ibadah
Yakni mereka yang beramal hanya karena Allah semata, agar amalnya tersebut dibalas oleh Allah dengan Pahala (Syurga) dan dihindarkan dari api Neraka.
- Keikhlasan Golongan Muhibbin
Yakni mereka yang beramal hanya karena kecintaannya kepada Allah dan bukan untuk mendapatkan Pahala atau dijauhkan dari Api Neraka.
- Keikhlasan Golongan Ma’rifat
Golongan ini berpendapat bahwa jika mereka Beramal, maka yang mendorong dan menggerakan Amalnya, adalah Allah. Mereka sama sekali tak punya daya dan kekuatan sedikitpun untuk melakukan sesuatu kecuali karena pertolongan ALLAH.
Demikianlah arti penting dari Ikhlas kepada Allah, hingga Rabiah Adawiah, yaitu seseorang yang menyerahkan seluruh hidup dan jiwa raganya kepada Allah, Pernah berkata : ” Aku lebih suka masuk kedalam Neraka dengan Ridlo Allah dari pada masuk Syurga dengan laknat dari Allah “.

Nah saya ucapkan terima kasih buat sahabat-sahabat yang sudah membaca artikel ini mungkin sahabat bisa menambah Ilmunya dan bisa menjadi manusia-manusia yang Ikhlas, Amieen. . . .

Wassalamm. . . . .

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2011 Belajar Semuanya is proudly powered by blogger.com